SIFAT ORGANOLEPTIK DAN ANALISA KADAR ZAT BESI SERTA SERAT PADA MI BASAH MOCAF DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR

HASNA NADILA, P031613411050 (2019) SIFAT ORGANOLEPTIK DAN ANALISA KADAR ZAT BESI SERTA SERAT PADA MI BASAH MOCAF DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.

[img] Text
HASNA NADILA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://repository.pkr.ac.id/

Abstract

Upaya pelaksanaan diversifikasi pangan agar tidak tergantung kepada tepung terigu harus terus dilakukan, oleh karena itu saat ini banyak dikembangkan mi dengan substitusi berbagai jenis tepung selain terigu, misalnya saja dengan mocaf. Indonesia memiliki berbagai jenis tumbuhan yang berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber obat dan gizi. Salah satu diantaranya adalah kelor (Moringa oleifera Lamk). Di dalam daun kelor kering per 100 gram mengandung karbohidrat 38,2 gram, protein 27,1 gram, lemak 2,3 gram, serat 19,2 gram, kalsium 2003 mg dan besi 28,2 mg. Kandungan gizinya yang tinggi, daun kelor dapat digunakan sebagai bahan pangan yang dapat meningkatkan nilai gizi suatu produk makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor pada pembuatan mi basah mocaf terhadap sifat organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dan untuk mengetahui kadar zat besi serta serat mi basah mocaf. Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 perlakuan. Adapun penambahan tepung kelor pada mi basah mocaf yaitu sebanyak 3%, 5% dan 7%. Untuk menganalisa data yang diperoleh dilakukan dengan one way ANOVA dengan tingkat kesukaan 0,01 dan jika ada perbedaan nyata maka dilakukan Uji Lanjut Duncan. Hasil penelitian menyatakan ada pengaruh penambahan tepung daun kelor terhadap tingkat kesukaan dalam aspek rasa, warna, aroma, dan tekstur mi basah mocaf. Berdasarkan aspek tersebut, mi basah mocaf yang disukai panelis yaitu pada perlakuan I, sedangkan untuk kandungan zat besi dan kadar serat kasar tertinggi yaitu pada perlakuan III. Saran yang dapat diberikan yaitu meningkatkan teknik pengolahan daun kelor agar dapat mengurangi bau langu dan rasa pahit dari daun tersebut dan melanjutkan penelitian dengan menguji kadar proksimat mi mocaf dengan penambahan tepung daun kelor.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: wet noodles, mocaf, moringa leaf
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: budi fedriwan poltekkes riau
Date Deposited: 01 Jul 2020 07:43
Last Modified: 01 Jul 2020 07:43
URI: http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/177

Actions (login required)

View Item View Item