Penggunaan Pyridinium Crosslinks Urin Sebagai Biomarker Sensitivitas Stunting Pada Remaja (Lanjutan)

Aslis Wirda Hayati, 197008282001122002 and Hardinsyah, Hardinsyah and Yessi Alza, Yessi (2021) Penggunaan Pyridinium Crosslinks Urin Sebagai Biomarker Sensitivitas Stunting Pada Remaja (Lanjutan). Poltekkes Kemenkes Riau. (Unpublished)

[img] Text
ASLIS WIRDA_LAPORAN PENELITIAN 2021.pdf

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan gizi yang sedang dihadapi oleh dunia salah satu diantaranyamyaitu stunting. Masalah gizi stunting banyak ditemukan pada remaja. Prevalensi stunting pada remaja di Indonesia sebesar 31,4%. Health Organization (WHO) menyatakan permasalah kesehatan masyarakat dianggap buruk jika prevalensi lebih dari 20%. Penelitian berkelanjutan ini bertujuan untuk mengetahui apakah kandungan Pyridinium crosslinks (Pyd) urin merupakan biomaker sensitif status gizi pada remaja. Penelitian multy years ini dilakukan selama tiga tahun. Tujuan khusus pada tahun pertama (2021) yaitu melakukan skrining stunting pada remaja, pemesanan reagen analisis kandungan Pyd urin, dan menentukan responden penelitian yang akan diintervensi pada tahun 2022. Disain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan pre dan post test. Penelitian berkelanjutan ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kampar Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Propinsi Riau bulan November—Desember tahun 2021. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus yang membandingkan dua kelompok dalam suatu penelitian secara purposive. Metode yang dilakukan yaitu siswa diskrining stunting dan data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner melalui wawancara serta melakukan pengukuran antropometri. Jumlah siswa kelas 1 dan kelas 2 yang diskirining yaitu sebanyak 180 orang. Kalori tubuh responden normal yaitu 1.974 sedangkan responden stunting 1.785 (nilai p<0.01). Berat badan responden normal yaitu 44,9 kg sedangkan berat badan responden stunting 33,7 kg (nilai p<0.01). Telah dilakukan skrining stunting terhadap remaja di SMP N 1 Kampar Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Telah pula dilakukan pemesanan reagen analisis kandungan Pyd urin di Klinik Prodia Kantor Cabang Pekanbaru. Telah dipilih sebanyak 80 responden yang akan diintervensi pada tahun 2022. Kalori tubuh dan berat badan responden stunting lebih rendah dibanding dengan responden normal dan berkorelasi positif dengan z-skor tinggi badan menurut umur (z-skor TB/U). Untuk dapat meningkatkan kalori tubuh dan berat badan responden maka perlu pemberian intervensi gizi (food base).

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: pyridinium crosslinks urin, remaja, stunting, berat badan, snack pagi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Aslis Wirda Hayati PKR
Date Deposited: 13 Apr 2023 00:35
Last Modified: 13 Apr 2023 00:35
URI: http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/3432

Actions (login required)

View Item View Item