WELIATI HILZA PUTRI, P032014401040 (2023) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI RUANG SEBAYANG RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Text
Cover.pdf Download (378kB) |
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (10kB) |
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (665kB) |
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (183kB) |
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (4MB) |
|
Text
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (410kB) |
|
Text
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (427kB) | Request a copy |
|
Text
BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) | Request a copy |
|
Text
BAB 4 HASIL STUDI KASUS DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (402kB) | Request a copy |
|
Text
BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) | Request a copy |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (398kB) |
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Weliati Hilza Putri (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Pada Penderita Skizofrenia Di Ruang Sebayang Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau. Pembimbing (I) Husnan, S. Kp, MKM. (II) Ns. Usraleli, S. Kep, M. Kep Perilaku kekerasan adalah suatu respon marah yang ekstrim, baik berupa ancaman secara fisik atau konsep diri. Dampak perilaku kekerasan yang dilakukan terhadap dirinya ataupun orang lain adalah dapat mencederai diri sendiri dan merusak lingkungan tempat tinggalnya. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan . Desain penelitian menggunakan metode deskriptif menggunakan pendekatan asuhan kerawatan. Jumlah subjek peneliti yaitu 2 orang. Penelitian dilakukan pada Tn. A dan Tn. E tanggal 5 April 2023 sampai 18 April 2023 di Ruang Sebayang Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Hasil asuhan keperawatan pada 2 subjek pelitian yaitu pada subjek penelitian 1 asuhan keperawatan tidak efektif hasilnya karena pasien masih memiliki tanda dan gejala risiko perilaku kekesaran, sedangkan subjek penelitian 2 asuhan keperawatan berhasil dilakukan terdapat penurunan perilaku dan tidak adannya tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan. Perbedaan antara subjek penelitian 1 dan subjek penelitian 2 yaitu subjek penelitian 2 lebih kooperatif dan dapat mengontrol perilaku kekerasan, sedangkan subjek penelitian 1 tidak kooperatif dan tidak dapat mengontrol perilaku kekerasan saat pasien marah. Dapat disimpulkan dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan peneliti harus berusaha dapat merubah perilaku terhadap pasien agar setelah pasien pulang tidak akan balik lagi ke Rumah Sakit. Kata kunci : Asuhan Keperawatan Jiwa, Risiko Perilaku Kekerasan
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan Jiwa, Risiko Perilaku Kekerasan |
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Depositing User: | perawat 2024 PKR |
Date Deposited: | 23 Jun 2023 03:11 |
Last Modified: | 23 Jun 2023 03:11 |
URI: | http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/3581 |
Actions (login required)
View Item |