PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI

ULFA ZULFITTRI YENTI, PO711430114 034 (2018) PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.

[img] Text
ilovepdf_merged (1)_compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://repository.pkr.ac.id/

Abstract

Jalan kaki merupakan suatu latihan aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak mngetahui manfaat aktivitas fisik jalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Rancangan dalam penelitian ini adalah Pra-experiment dengan menggunakan desain One Grup Pre test Post test. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah sistolik 140-169 mmHg dan diastolik 90-100 mmHg, berada di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah 15 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah sebelum aktivitas fisik jalan kaki, dan diberi perlakuan latihan jalan kaki selama 30 menit dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 2 minggu, kemudian mengukur tekanan darah setelah aktivitas fisik jalan kaki. Data yang diperoleh diolah dengan komputerisasi menggunakan uji statistik Wilcoxon. Pada analisis univariat didapatkan hasil rata-rata tekanan darah sistolik sebelum aktivitas fisik sebesar146,67 mmHg dan diastolik 90,00 mmHg, sedangkan rata-rata sistolik setelah aktivitas fisik sebesar 136,67 mmHg dan diastolik 84,67 mmHg. Pada hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai ρ-value tekanan darah sistolik sebesar 0,000 dan ρ-value tekanan darah diastolik sebesar 0,005 pada α 5%. Hal ini menunjukkan bahwa ρ-value < α, yang berarti hipotesis alternatif diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Diharapkan aktivitas fisik jalan kaki dapat dilakukan secara rutin oleh penderita hipertensi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas Fisik, Hipertensi, Jalan Kaki, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: budi fedriwan poltekkes riau
Date Deposited: 22 Jul 2020 06:10
Last Modified: 22 Jul 2020 06:11
URI: http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/371

Actions (login required)

View Item View Item