Gambaran Morbiditas dan Sanitasi Lingkungan pada Balita Gizi Lebih dan Balita Gemuk di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu

IBELSZA FEBRIDINI, P0315134055 (2018) Gambaran Morbiditas dan Sanitasi Lingkungan pada Balita Gizi Lebih dan Balita Gemuk di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.

[img] Text
Izsbela.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://repository.pkr.ac.id/

Abstract

Anak dengan status gizi lebih merupakan salah satu tantangan paling serius dalam bidang kesehatan masyarakat. Hal ini merupakan masalah global yang prevalensinya terus meningkat. Morbiditas merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur derajat kesehatan penduduk. Semakin tinggi morbiditas, menunjukkan derajat kesehatan penduduk semakin buruk. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran morbiditas dan sanitasi lingkungan terhadap balita gizi lebih dan balita gemuk di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti pada penelitian ini adalah morbiditas dan sanitasi lingkungan pada balita gizi lebih dan balita gemuk. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober 2017 hingga Februari 2018. Hasil penelitian ini yaitu balita yang menderita ISPA pada balita gemuk (23,1%) lebih besar proporsinya dibanding dengan balita gizi lebih (9,7%). Ventilasi yang tidak cukup pada balita gizi lebih (6,5%) balita gemuk (6,4%). Pencahayaan yang tidak cukup pada balita gizi lebih (96,8%) balita gemuk (7,7%). Sumber utama air minum pada balita gizi lebih (80,6%) maupun balita gemuk (82,1%) sebagian besar menggunakan air isi ulang. Sumber utama air bersih pada balita gizi lebih (90,3%) dan balita gemuk (70,5%) menggunakan sumur tertutup. Kepemilikan jamban yang dimiliki keluarga balita gizi lebih (100%) maupun balita gemuk (88,5%) sebagian besar memiliki WC sendiri. Praktik kebersihan diri pada balita gizi lebih dan balita gemuk tidak memiliki masalah terhadap penyakit ISPA maupun diare. Disarankan kepada ibu balita untuk menjaga kebersihan air, menggunakan WC sendiri untuk menjaga kebersihan diri. Selain itu perlu memperhatikan pencahayaan rumah agar menghindari penyakit ISPA

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Gizi Lebih, Gemuk, Morbiditas, Sanitasi Lingkungan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: budi fedriwan poltekkes riau
Date Deposited: 24 Jul 2020 09:06
Last Modified: 24 Jul 2020 09:07
URI: http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/395

Actions (login required)

View Item View Item