Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Kelurahan Tanjung RHU Wilayah Kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru Tahun 2021
SRI RAHAYU, P032015301039 (2021) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Kelurahan Tanjung RHU Wilayah Kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru Tahun 2021. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
1. COVER.pdf
Download (3MB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (3MB)
3. SURAT PERNYATAAN.pdf
Download (3MB)
4. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (3MB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (3MB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (3MB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (3MB)
8. DAFTAR TABEL.pdf
Download (3MB)
9. DAFTAR BAGAN.pdf
Download (3MB)
10. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
11. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
12. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
13. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
16. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (3MB)
18. LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
19. JURNAL.pdf
Download (202kB)
Abstract
Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi yang dihadapi di dunia, khususnya di Negara-negara miskin dan berkembang. Terdapat beberapa penyebab stunting salah satunya yaitu pola asuh. Kebiasaan yang ada di dalam keluarga berupa praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan/hygiene, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 2–5 tahun di Kelurahan Tanjung Rhu Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru 2021. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampaiMei Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 69 balita, yang diambil dengan teknik ProportionateStratifiedRandom Sampling. Analisismenggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan 79,7% Balita dengan status gizi kategori normal, 71% praktik pemberian makan pada anak Balitadengan kategori baik, 58% rangsangan psikososialdengan kategori baik, 82,6% praktik kebersihan/hygienedengan kategori baik, 63,8% pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kategori baik. Hasil uji Chi-Square diketahui bahwa ada hubungan praktik pemberian makan (P = 0,000), rangsangan psikososial (P = 0,013), praktik kebersihan/higyene (P = 0,000), pemanfaatan pelayanan kesehatan (P = 0,000) dengan kejadian stunting. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar lebih optimal dalam melakukan penyuluhan tentang praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan/higyene, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh orang tua atau pengasuh untuk mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Praktik pemberian makan,Rangsangan Psikososial, Praktik kebersihan/hygiene,Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, Stunting |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | jurusan kebidanan pkr |
| Date Deposited: | 13 Jul 2021 07:41 |
| Last Modified: | 13 Jul 2021 07:41 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/1748 |
