PENGARUH KONSUMSI MAKANAN OLAHAN TEMPE DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN KURANG PADA BALITA DI INDONESIA (STUDI LITERATUR)
ISRA HAFIRA, P031713411054 (2021) PENGARUH KONSUMSI MAKANAN OLAHAN TEMPE DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN KURANG PADA BALITA DI INDONESIA (STUDI LITERATUR). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
TA ISRA HAFIRA COVER.pdf
Download (420kB)
TA ISRA HAFIRA (abstrak).pdf
Download (413kB)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (229kB)
TA ISRA HAFIRA (kata pengantar).pdf
Download (615kB)
TA ISRA HAFIRA (daftar isi).pdf
Download (625kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB I).pdf
Restricted to Registered users only
Download (634kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB II).pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB III).pdf
Restricted to Registered users only
Download (409kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB IV).pdf
Restricted to Registered users only
Download (411kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB V).pdf
Restricted to Registered users only
Download (549kB)
TA ISRA HAFIRA (BAB VI).pdf
Restricted to Registered users only
Download (409kB)
TA ISRA HAFIRA (daftar pustaka).pdf
Download (526kB)
Abstract
Berat badan kurang (underweight) merupakan istilah untuk gabungan status gizi kurang dan gizi buruk, sedangkan yang tidak underweight tergolong dalam gizi baik dan gizi lebih.
Desain penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Sumber referensi yang digunakan adalah jurnal-jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian tahun 2010 sampai 2020.
Berdasarkan hasil review penelitian mengenai pengaruh pemberian konsumsi makanan olahan tempe terhadap kejadian berat badan kurang didapatkan hasil perbedaan berat badan balita sebelum dan sesudah pemberian makanan nutrisi tinggi berbahan baku tempe dan kembang kol menunjukkan bahwa adanya perbedaan berat badan antara kelompok ekperimen dengan kelompok control. Pada kelompok eksperimen sesudah pemberian makanan nutrisi tinggi berbahan baku tempe dan kembang kol selama satu bulan tampak terjadi peningkatan berat badan rata-rata sebesar 0,1207 berat badan. Sedangkan pada kelompok control terjadi perubahan berat badan rata-rata 0,0657. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok control juga mengalami kenaikan berat badan tetapi tidak signifikan kelompok eksperimen.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan terjadinya perubahan terhadap angka kejadian berat badan kurang pada balita di Indonesia.
Daftar Pustaka : 18 (2010-2020)
Kata Kunci : Gizi kurang, Balita, Tempe
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Gizi kurang, Balita, Tempe |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Mahasiswa Gizi Polkesri |
| Date Deposited: | 01 Sep 2021 03:28 |
| Last Modified: | 01 Sep 2021 03:28 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/1978 |
