Asuhan Keperawatan Jiwa pada Klien dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Penglihatan di Ruang Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau
NOFI YANTI RAHMADINA, P0315144022 (2018) Asuhan Keperawatan Jiwa pada Klien dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Penglihatan di Ruang Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Nofi Yanti Rahmadina.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana klien mengalami
perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan,
pengecapan, perabaan dan penghiduan. Klien merasakan stimulus yang sebetulbetulnya tidak ada (Damaiyanti, 2008). Berdasarkan hasil laporan Ruang Indragiri
Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau bahwa jumlah klien dengan masalah
gangguan persepsi sensori : halusinasi pada awal bulan Februari 2018 di Rumah Sakit
Jiwa Tampan Provinsi Riau di dapatkan bahwa jumlah pasien sebanyak 31 orang
dengan masalah gangguan persepsi sensori : halusinasi sebesar 38,709 %. Persentase
gangguan jiwa khususnya Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi memiliki
persentase tertinggi diantara masalah gangguan jiwa lainnya. Tujuan penulisan
laporan ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan jiwa pada Ny. N dengan
masalah utama gangguan persepsi sensori : halusinasi dan dilakukan pada tanggal 14-
19 Mei 2018. Dalam pengambilan data penulis menggunakan teknik wawancara dan
pengkajian. Hasil asuhan keperawatan ini adalah bahwa klien mampu mengontrol dan
mencegah halusinasinya muncul setelah diberikan asuhan keperawatan selama 6 hari
kunjungan. Hal ini ditandai dengan klien mampu melakukan strategi pelaksanaan
yang sudah diajarkan. Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah gangguan
persepsi sensori : halusinasi penglihatan. Klien sudah dapat melakukan tindakan cara
mengontrol halusinasi dengan melakukan 4 SP seperti menghardik, bercakap-cakap
dengan orang lain, melakukan aktifitas terjadwal, dan penggunaan obat secara teratur.
Hambatannya klien belum bisa melakukan cara mengontrol halusinasi dengan cara
minum obat dengan teratur secara mandiri dan masalah teratasi sebagian. Sedangkan
untuk penulis selanjutnya diharapkan dapat melakukan Asuhan Keperawatan pada
Klien dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi dengan masalah keperawatan
yang lain untuk menambah keanekaragaman Laporan Tugas Akhir ini. Sedangkan
untuk rumah sakit diharapkan dapat melanjutkan SP yang telah dilakukan oleh
penulis, untuk meningkatkan kemandirian klien.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Halusinasi, Asuhan Keperawatan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | budi fedriwan poltekkes riau |
| Date Deposited: | 09 Jul 2020 04:42 |
| Last Modified: | 09 Jul 2020 04:42 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/268 |
