Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.E di PMB Murtinawita Kota Pekanbaru
Marselina Syahputri, P031915401016 (2022) Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.E di PMB Murtinawita Kota Pekanbaru. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
COVER-1.pdf
Download (99kB)
ABSTRAK.pdf
Download (160kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (105kB)
KATA PENGANTAR-2.pdf
Download (77kB)
DAFTAR ISI-1.pdf
Download (86kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (100kB)
BAB 2-1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (375kB)
BAB 3-1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (93kB)
BAB 4-1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (403kB)
BAB 5-1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (88kB)
DAFTAR PUSTAKA-1.pdf
Download (160kB)
LAMPIRAN-1.pdf
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Continuity of Midwifery Care (CoMC) merupakan salah satu model asuhan
kebidanan yang apabila dilakukan dengan baik dan benar dapat meningkatkan
kualitas asuhan dalam layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) sehingga diharapkan
dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan AKI, AKB dan angka kejadian
stunting di Indonesia. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan asuhan
kebidanan yang menyeluruh dan berkesinambungan dimulai sejak hamil, bersalin,
nifas dan neonatus . Asuhan ini dimulai sejak tanggal 20 Januari 2022 hingga 20
Maret 2022 pada Ny.E G4P3A0H2 di PMB Murtinawita dimulai pada usia
kehamilan 35 minggu dan diikuti dengan 3 kali kunjungan hamil, nifas 4 kali,
neonatus 3 kali dengan menggunakan format pengkajian asuhan kebidanan
kehamilan, bersalin, nifas, neonatus, buku KIA, leaflet dan alat-alat yang
digunakan pada saat pemeriksaan. Terdapat keluhan berupa nyeri pinggang yang
diatasi dengan pemberian pendidikan kesehatan secara berkelanjutan. Proses
persalinan berjalan dengan normal di PMB Murtinawita. Pada masa nifas, didapati
keluhan berupa rasa mules yang dapat diatasi dengan memberikan pendidikan
kesehatan mengenai fisiologi rasa mules, memberikan asuhan berupa pijat
oksitosin, senam nifas dan perencanaan keluarga dan ibu memilih menggunakan
KB suntik 3 bulan. Pada kunjungan neonatus dilakukan perawatan bayi sehari-
hari, perawatan tali pusat, pendidikan kesehatan tentang perawatan tali pusat,
menjaga kebersihan bayi, menjaga kehangatan bayi, pemberian ASI dan
melakukan pijat bayi, terjadi peningkatan berat badan bayi sebanyak 900 gram
pada hari ke-20. Selama memberikan asuhan neonatus, bayi hanya diberi ASI
saja. Diharapkan bidan dapat tetap mempertahankan asuhan kebidanan secara
berkesinambungan salah satunya pada saat masa nifas dengan mengajarkan ibu
senam kegel dan senam nifas yang bertujuan untuk mengurangi nyeri luka
perineum, mempercepat penyembuhan luka serta melatih otot-otot perut ibu.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan, hamil, bersalin, nifas, neonatus |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | jurusan kebidanan pkr |
| Date Deposited: | 24 Aug 2022 03:21 |
| Last Modified: | 24 Aug 2022 03:21 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/3161 |
