PENERAPAN TERAPI SENI VISUAL: KOLASE DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI PEMBINA PEKANBARU
HELZI RAHMAWATI, P032214401057 (2025) PENERAPAN TERAPI SENI VISUAL: KOLASE DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI PEMBINA PEKANBARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Download (1MB)
Abstrak_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Download (244kB)
BAB I_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (301kB)
BAB II_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (372kB)
BAB III_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (286kB)
BAB IV_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (271kB)
BAB V_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB)
Datar Pustaka_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (206kB)
Lampiran_Helzi Rahmawati_P032214401057_DIII Keperawatan_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Down syndrome adalah kelainan genetik yang disebabkan oleh penambahan kromosom 21 (trisomi 21). Kondisi ini biasanya terjadi karena kesalahan saat pembelahan sel (nondisjunction) dan ibu hamil yang berusia diatas 35 tahun. Anak dengan down syndrome umumnya mengalami hambatan dalam perkembangan motorik halus, seperti kesulitan menulis, menggambar, atau melakukan aktivitas yang memerlukan koordinasi jari. Hambatan ini berdampak pada tingkat kemandirian dan kualitas hidup anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus adalah dengan terapi seni visual,khususnya teknik kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan
terapi seni kolase terhadap peningkatan motorik halus pada anak usia sekolah dengan down syndrome. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus deskriptif terhadap dua subjek di SLB Negeri Pembina Pekanbaru pada tanggal 10–15 Maret
2025. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama enam hari dengan total 12 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua anak mengalami peningkatan kemampuan motorik halus, dari tahap belum berkembang (BB) menjadi berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB). Kesimpulannya, terapi seni kolase terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan down syndrome. Penelitian selanjutnya
disarankan melibatkan lebih banyak sample, meningkakan observasi dan dilakukan dalam jangka waktu yang lebih panjang.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Anak Usia Sekolah, Down Syndrome, Motorik Halus, Seni Visual, Terapi Kolase |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan 2025 |
| Date Deposited: | 13 Jul 2025 09:48 |
| Last Modified: | 13 Jul 2025 09:48 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/5278 |
