PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU
ABEL AZAHARA, P032214401001 (2025) PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Riau.
COVER_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Download (646kB)
ABSTRAK_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Download (147kB)
BAB 1_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (230kB)
BAB 2_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.docx
Restricted to Registered users only
Download (48kB)
BAB 3_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (265kB)
BAB 4_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (246kB)
BAB 5_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (153kB)
DAFTAR PUSTAKA_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (172kB)
LAMPIRAN_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
ARTIKEL_ABEL AZAHARA_P032214401001_D3 KEPERAWATAN_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (237kB)
Abstract
Halusinasi pendengaran sering muncul dalam bentuk suara atau bisikan yang tidak terdengar oleh orang lain, yang dapat membahayakan keselamatan pasien maupun lingkungan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan tanda dan gejala halusinasi pendengaran sebelum dan sesudah diberikan terapi musik klasik pada pasien di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan pada tanggal 18–22 Maret 2025 dengan durasi 10-15 menit per menit Subjek penelitian berjumlah dua orang yang memenuhi kriteria inklusi.Hasil penelitian berdasarkan lembar observasi sebelum dilakukan terapi musik klasik tanda dan gejala halusinasi pendengaran pada subyek 1 skor 15 dan subyek 2 skor 13 setelah dilakukan terapi musik klasik skor pada subyek 1menjadi 6, pada subyek 2 menjadi 3 ini menandakan adanya penurunan skor gejala halusinasi pada kedua subjek yang mengindikasikan efektivitasterapi musik klasik dalam mengurangi gejala halusinasi pendengaran.Saran dari studi ini adalah bahwa terapi musik klasik efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi gejala halusinasi pendengaran. Disarankan agar terapi ini diterapkan secara rutin, dengan perawat berperan aktif sebagai fasilitator dalam pelaksanaannya.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Musik Klasik, Halusinasi, Halusinasi Pendengaran. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology M Music and Books on Music > M Music |
| Depositing User: | Keperawatan 2025 |
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 03:56 |
| Last Modified: | 17 Jul 2025 08:38 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/5341 |
