GAMBARAN KONSUMSI MAKANAN HARIAN BALITA GIZI KURANG YANG MENDAPATKAN PMT LOKAL TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS UMBANSARI 2024
Nurhanifa Inanta Nasution, P032213411066 (2025) GAMBARAN KONSUMSI MAKANAN HARIAN BALITA GIZI KURANG YANG MENDAPATKAN PMT LOKAL TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS UMBANSARI 2024. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Download (623kB)
Abstrak_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Download (182kB)
BAB l_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB)
BAB ll_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (344kB)
BAB Ill_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (92kB)
BAB IV_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (243kB)
BAB V_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Download (286kB)
Daftar Pustaka_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Download (211kB)
Lampiran_Nurhanifa Inanta Nasution_P032213411066_D3 Gizi_2025.pdf
Download (1MB)
Abstract
Masalah gizi kurang pada balita merupakan isu kesehatan yang masih tinggi, khususnya di wilayah Puskesmas Umban Sari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konsumsi makanan harian balita gizi kurang yang mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal terhadap perubahan berat badan balita. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 70 balita usia 12–59 bulan yang menerima PMT lokal selama 56 hari. Data konsumsi makanan dikumpulkan melalui kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sementara data perubahan berat badan diperoleh dari catatan pemantauan antropometri sebelum dan sesudah pemberian PMT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki asupan energi sangat kurang (47%) dan kurang (36%), hanya 17% yang mencukupi. Sebanyak 38 balita (54%) mengalami kenaikan berat badan ≥200 gram, sedangkan 32 balita (46%) tidak mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan PMT dalam meningkatkan berat badan tidak hanya bergantung pada pemberian PMT, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat konsumsi makanan harian. Oleh karena itu, intervensi gizi perlu disertai edukasi dan pemantauan konsumsi makanan harian yang adekuat.
| Dosen Pembimbing: | Yessi Alza, SST, M.Biomed, P032213411066 and Falinda Oktariani, M.Pd, P032213411066 and Sri Mulyani, STP, M.Si, P032213411066 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | gizi kurang, balita, PMT lokal, konsumsi makanan harian, berat badan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Gizi 2025 PKR |
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 02:51 |
| Last Modified: | 11 Aug 2025 00:29 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/5517 |
