ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB) ROSITA KOTA PEKANBARU
Revalina Boru Mangunsong, P032315401074 (2026) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB) ROSITA KOTA PEKANBARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Download (565kB)
Abstrak_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Download (123kB)
BAB I_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (83kB)
BAB II_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (457kB)
BAB III_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB)
BAB IV_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
BAB V_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (13kB)
Daftar Pustaka_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Download (150kB)
Lampiran_Revalina Boru Mangunsong_P032315401074_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Transformasi layanan kesehatan primer menempatkan bidan sebagai tenaga kesehatan yang berperan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi melalui pelayanan berkesinambungan. Asuhan kebidanan komprehensif diberikan sejak kehamilan, persalinan, nifas, hingga neonatus untuk memantau kondisi, mendeteksi faktor risiko, dan mencegah komplikasi. Studi kasus ini bertujuan melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A G2P1A0H1 dengan pendekatan Continuity of Midwifery Care (CoMC) di TPMB Rosita Kota Pekanbaru tahun 2025–2026. Metode yang digunakan adalah asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendokumentasian SOAP. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, tanda-tanda vital, pemeriksaan penunjang, serta penggunaan KSPR, partograf, Buku KIA, dan skrining EPDS. Pendampingan dimulai pada usia kehamilan 32–33 minggu, meliputi empat kali kunjungan ANC, pendampingan persalinan, empat kali kunjungan nifas, dan tiga kali kunjungan neonatus. Selama kehamilan ibu mengalami kram kaki yang membaik setelah edukasi istirahat, peregangan, dan kompres air hangat. Hasil KSPR menunjukkan skor 6 dengan kategori risiko tinggi karena usia ibu ≥35 tahun. Persalinan berlangsung normal pada usia kehamilan 39 minggu. Bayi lahir spontan dengan berat 3.200 gram dan panjang 51 cm. Masa nifas dan neonatus berlangsung tanpa komplikasi. Ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan dan berat badan bayi meningkat 300 gram. Asuhan CoMC mendukung pemenuhan kebutuhan ibu dan bayi serta deteksi dini faktor risiko. Disarankan agar bidan mengoptimalkan penerapan CoMC melalui pemantauan berkesinambungan dan deteksi dini faktor risiko. Ibu diharapkan meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan dan menerapkan edukasi kesehatan. Institusi pendidikan diharapkan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam asuhan kebidanan komprehensif sesuai standar pelayanan.
| Dosen Pembimbing: | Fauziah Yulfitria, SST., M.Keb, 198207172010122001 and Bdn.Yan Sartika, SST., M. Keb, 198001232002122001 and Bdn.Findy Hindratni, SST., M.Keb, 198606162019022002 and Fathunikmah, S.Pd., M.Biomed, 196412061995032001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB) ROSITA KOTA PEKANBARU |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | D3 Kebidanan |
| Depositing User: | kebidanan Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:04 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:04 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/6760 |
