ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.R DI TPMB MUTIA VARINA KOTA PEKANBARU
RAUDHATUL RAMADHANI, P032315401115 (2026) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.R DI TPMB MUTIA VARINA KOTA PEKANBARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026_organized (1).pdf
Download (585kB)
Abstrak_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Download (125kB)
Bab I_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (317kB)
Bab II_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (630kB)
Bab III_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
Bab IV_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (847kB)
Bab V_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (182kB)
Daftar Pustaka_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Download (254kB)
Lampiran_Raudhatul Ramadhani_P032315401115_DIII Kebidanan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Upaya pencegahan dan penanganan komplikasi dalam kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi dilakukan melalui pelayanan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Midwifery Care (CoMC). Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. R mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga neonatus. Asuhan dilakukan di TPMB Mutia Varina dan kunjungan rumah pada bulan Desember 2025 sampai April 2026. Kontak pertama dilakukan pada usia kehamilan 31-32 minggu, dilanjutkan dengan kunjungan antenatal sebanyak 4 kali, persalinan, kunjungan masa nifas 4 kali, serta kunjungan neonatus 3 kali. Selama kehamilan, ibu mengalami keluhan nyeri pinggang yang merupakan ketidaknyamanan fisiologis trimester III dan dapat diatasi dengan edukasi, kompres hangat, dan aktivitas ringan. Persalinan dilakukan secara Sectio Caesarea dengan indikasi ketuban pecah dini. Bayi lahir cukup bulan dengan jenis kelamin laki-laki, berat badan 3.200 gram dan panjang badan 50 cm. Pada masa nifas tidak ditemukan komplikasi. Keluhan nyeri luka operasi dapat teratasi dengan asuhan perawatan luka, serta pengeluaran ASI yang sedikit pada awal masa nifas dapat teratasi setelah diberikan asuhan teknik menyusui, dan pijat oksitosin. Ibu memilih menggunakan KB suntik Progestin. Pada masa neonatus, bayi dalam kondisi sehat, mendapatkan ASI eksklusif, dan tali pusat lepas pada hari ke-9, peningkatan berat badan bayi 500 gram pada hari ke-25, serta telah mendapatkan imunisasi BCG. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan berjalan dengan baik tanpa komplikasi. Bidan diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan kebidanan berbasis evidence based secara berkesinambungan.
| Dosen Pembimbing: | Bdn. Findy Hindratni, S.ST., M. Keb., 198606162019022002 and Ari Susanti, S.ST., M.Keb., 198005162002122001 and Bdn. Fatiyani Alyensi, S.ST., M.Kes., 198001212008012010 and Bdn. Yan Sartika, S.ST., M.Keb., 198001232002122001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan Komprehensif, SC, Ketuban Pecah Dini (KPD) |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | D3 Kebidanan |
| Depositing User: | kebidanan Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 15:42 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 15:42 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/7169 |
