Gambaran Penerapan HACCP (HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT) Pada Menu Pepes Ikan Touco Di Rumah Sakit X Tahun 2026
Najwha Ferninda, P032313411131 (2026) Gambaran Penerapan HACCP (HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT) Pada Menu Pepes Ikan Touco Di Rumah Sakit X Tahun 2026. Diploma thesis, poltekkes kemenkes riau.
Cover_Najwha Ferninda_P032313411131_D3 Gizi_2026.pdf
Download (260kB)
Abstrak_Najwha Ferninda_P032313411131_D3 Gizi_2026.pdf
Download (42kB)
Bab I_Najwha Ferninda_P0323131411131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (109kB)
Bab II_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (332kB)
Bab III_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (130kB)
Bab IV_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (40kB)
Bab V_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (218kB)
Bab VI_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (105kB)
Daftar Pustaka_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Download (109kB)
Lampiran_Najwha Ferninda_P0323134311131_D3 Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (522kB)
Abstract
Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan makanan di instalasi gizi rumah sakit, dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) merupakan sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif untuk mengendalikan bahaya biologis, kimia, dan fisik pada setiap tahapan pengolahan. Menu pepes ikan touco memiliki karakteristik proses pengolahan yang khas, meliputi marinasi, pembungkusan dengan daun pisang, serta pemasakan ganda (pengukusan dan pemanggangan), sehingga membutuhkan kajian HACCP yang spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan HACCP pada menu pepes ikan touco di Instalasi Gizi Rumah Sakit X Tahun 2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara terhadap penjamah makanan dan ahli gizi, kemudian data dianalisis dan disajikan dalam bentuk narasi berdasarkan tujuh prinsip HACCP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tuna fillet sebagai bahan baku utama memiliki kategori risiko tertinggi (A+/VI) karena mengandung seluruh kelompok bahaya. Berdasarkan penentuan titik kendali kritis (CCP), teridentifikasi empat tahapan sebagai CCP, yaitu penerimaan I (penerimaan ikan tuna fillet), pemasakan V, serta pengemasan I dan pendistribusian. Batas kritis, prosedur pemantauan, tindakan koreksi, verifikasi, serta dokumentasi telah ditetapkan pada setiap CCP tersebut, meskipun konsistensi pengisian dokumen HACCP masih perlu ditingkatkan agar sistem dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.
| Dosen Pembimbing: | Sri Mulyani, STP, M.Si, 197801232009122002 and Dr.Lidya Noviita, S.Si, M.Si, 198603302010122003 and Yolahumaroh,SKM, MPH, 198512192014072001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | HACCP, keamanan pangan, pepes ikan touco, titik kendali kritis (CCP), instalasi gizi rumah sakit |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | D3 Gizi |
| Depositing User: | Gizi Prodi D3 Gizi pkr |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 14:01 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 14:01 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/7214 |
