Gambaran Asupan Zat Besi (Fe) dan Seng (Zn) Balita Stunting Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Analisis Data PPG Tahun 2017)
Ranti Diningrum, P031713411028 (2020) Gambaran Asupan Zat Besi (Fe) dan Seng (Zn) Balita Stunting Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Analisis Data PPG Tahun 2017). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
COVER.pdf
Download (102kB)
ABSTRAK.pdf
Download (94kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (117kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Restricted to Registered users only
Download (158kB)
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (117kB)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (176kB)
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (220kB)
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL.pdf
Restricted to Registered users only
Download (186kB)
BAB 4 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (189kB)
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (222kB)
BAB 6 PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only
Download (89kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (238kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (441kB)
Abstract
Asupan mineral mikro seperti zat besi dan seng juga perlu diperhatikan dalam kejadian stunting. Asupan zat besi yang rendah dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan balita. Zat besi memegang peran sebagai pembawa oksigen semua jaringan tubuh. Jika oksigenasi ke jaringan tulang berkurang, tulang tidak akan tumbuh maksimal. Seng dapat mempengaruhi pertumbuhan linier karena seng dapat meningkatkan Insulin-like Growth Factor I (IGF I) yang akan mempercepat pertumbuhan tulang. Sehingga pada difisiensi seng kerja dari hormon pertumbuhan akan terhambat yang dapat mempengaruhi terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran asupan zat besi (Fe) dan Seng (Zn) pada balita stunting usia 24-59 bulan di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan data sekunder PPG Tahun 2017. Sampel diambil dengan total sampling sebanyak 44 anak balita stunting. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi sampel dari narasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44 responden balita stunting memiliki asupan zat besi (Fe) dengan kategori kurang sebesar 80% serta kategori cukup sebesar 20%. Dan asupan Seng (Zn) dengan kategori kurang sebesar 57% serta kategori cukup sebesar 43%.
Kata kunci : stunting, zat besi (Fe), seng (Zn)
Referensi : 55 Referensi (1998-2020)
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | stunting, zat besi (Fe), seng (Zn) |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry Q Science > QM Human anatomy |
| Depositing User: | mahasiswa pkr polkemri |
| Date Deposited: | 31 Aug 2020 07:11 |
| Last Modified: | 31 Aug 2020 07:11 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/872 |
