Asuhan Keperawatan Pada Lansia Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga
Fatima Zahra Ramadanti, P032314401150 (2026) Asuhan Keperawatan Pada Lansia Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Download (649kB)
Abstrak_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Download (200kB)
Bab I_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (248kB)
Bab II_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (590kB)
Bab III_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
Bab IV_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (469kB)
Bab V_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB)
Daftar Pustaka_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Download (213kB)
Lampiran_Fatima Zahra Ramadanti_P032314401150_D3 Keperawatan_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Stroke Non Hemoragik merupakan gangguan akibat sumbatan aliran darah otak yang
memicu kelemahan neuromuskular dan gangguan mobilitas fisik yang berdampak
pada keterbatasan gerak ekstremitas, kekakuan sendi, dan penurunan kapasitas
fungsional. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan keperawatan pada
klien Stroke Non Hemoragik di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga. Metode
yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang
meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada satu orang
klien yaitu Tn. J selama 5 kali kunjungan. Hasil pengkajian menunjukkan klien
mengalami kelemahan ekstremitas kiri dengan kekuatan otot 2/5 pada ekstremitas atas
dan bawah, penurunan kognitif, ketergantungan fisik berat, dan resiko jatuh tinggi.
Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu gangguan mobilitas fisik berhubungan
dengan gangguan neuromuskular. Intervensi yang diberikan berfokus pada latihan
Range of Motion (RoM) selama 10-15 menit. Hasil evaluasi menunjukan gangguan
mobilitas fisik teratasi sebagian yang ditandai dengan peningkatan rentang gerak sendi
ekstremitas kiri serta peningkatan kemandirian keluarga dalam membantu rentang
gerak klien dan aktivitas harian klien. Disarankan agar keluarga meningkatkan
kepatuhan dalam melanjutkan latihan RoM secara rutin dan mandiri di rumah guna
mencegah komplikasi kontraktur permanen.
| Dosen Pembimbing: | Ns. Rusherina, S.Pd., S.Kep., M.Kes, 196504241988032002 and Ns.Yulianto, S.Kep., M.Pd., MPH, 197207141992031003 and Ns. Ardenny, S.Kep, M.Kep, 197808042001121002 and Ns. Masnun, SST., S.Kep., M.Biomed, 196412211985032003 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Stroke Non Hemoragik, Asuhan Keperawatan, Gangguan Mobilitas Fisik, Range of Motion dan Lansia. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | D3 Keperawatan |
| Depositing User: | keperawata Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 13:47 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 13:47 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/6520 |
