Gambaran karakteristik ibu dalam pemberian ASI eksklusif di kota Pekanbaru
ASTI ANANTA, P032313411107 (2026) Gambaran karakteristik ibu dalam pemberian ASI eksklusif di kota Pekanbaru. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_ASTI ANANTA_P032312411107_GIZI_2026.pdf
Download (364kB)
Abstrak_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Download (149kB)
Bab I_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (111kB)
Bab 2_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
Bab 3_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (135kB)
Bab 4_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (107kB)
Bab5_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (121kB)
Bab 6_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (85kB)
Daftar Pustaka_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Download (82kB)
Lampiran_Asti Ananta_P032313411107_DIII Gizi_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (331kB)
Abstract
ASI eksklusif merupakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Cakupan ASI eksklusif yang masih rendah menunjukkan perlunya perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian ASI eksklusif di kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 125 ibu yang memiliki balita usia 6–24 bulan. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (73,6%), berpendidikan rendah (80%), tidak bekerja (79,2%), memiliki paritas ≥2 anak (84,8%), dan memiliki status sosial ekonomi rendah (56,8%). Sebagian besar responden tidak memberikan ASI eksklusif (60,8%) dan tidak melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) (95,2%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu belum memberikan ASI eksklusif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan dukungan dari tenaga kesehatan serta keluarga untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
| Dosen Pembimbing: | Yola Humaroh, SKM, MPH, 198512192014072001 and Yessi Marlina, S.Gz, MPH, 198603212008122002 and Dr. Lidya Novita, S.Si. M.Si, 198603302010122003 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | ASI eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), usia ibu, paritas, status sosialekonomi. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | D3 Gizi |
| Depositing User: | Gizi Prodi D3 Gizi pkr |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 10:38 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 10:38 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/6851 |
