Gambaran Sumber Air Minum Utama Rumah Tangga dan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Pekanbaru
SILVIA ANJELINA GULTOM, P032313411044 (2026) Gambaran Sumber Air Minum Utama Rumah Tangga dan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Pekanbaru. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026 (6).pdf
Download (1MB)
Abstrak_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Download (1MB)
Bab I_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab II_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab III_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab IV_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab VI_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Daftar pustaka _SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Download (1MB)
Lampiran_SILVIA ANJELINA GULTOM_P032313411044_GIZI_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan pada balita yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan penyerapan zat gizi, serta meningkatkan risiko terjadinya malnutrisi. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian diare adalah sumber air minum rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sumber air minum utama rumah tangga dan kejadian diare pada balita di wilayah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan data sekunder Survei Gizi dan Kesehatan Balita Kota Pekanbaru Tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 327 balita yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita berusia 24–35 bulan (26,9%), berjenis kelamin perempuan (51,1%), dan memiliki status gizi BB/U normal (78,8%). Sumber air minum utama yang paling banyak digunakan adalah air isi ulang (71,3%), diikuti sumur bor/sumur pompa (13,1%). Kejadian diare dalam satu bulan terakhir ditemukan pada 47 balita (14,4%). Balita yang terdiagnosis diare paling banyak berasal dari rumah tangga yang menggunakan air isi ulang sebagai sumber air minum utama, yaitu sebanyak 30 balita (63,8%). Dapat disimpulkan bahwa air isi ulang merupakan sumber air minum utama yang paling banyak digunakan oleh rumah tangga di wilayah Pekanbaru, dan sebagian besar balita yang terdiagnosis diare berasal dari rumah tangga yang menggunakan air isi ulang. Oleh karena itu, diperlukan perhatian terhadap keamanan sumber air minum, penerapan higiene dan sanitasi pada depot air minum isi ulang, serta pengelolaan dan penyimpanan air minum yang higienis di tingkat rumah tangga sebagai upaya menurunkan risiko diare pada balita.
| Dosen Pembimbing: | Dewi Rahayu, SP, M.Si, 197906042009122002 and Muharni, SP, M.Gizi, 198110292005012002 and Yolahumaroh, SKM, MPH, 198512192014072001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Balita, Diare, Rumah Tangga, Sumber Air Minum |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | D3 Gizi |
| Depositing User: | Gizi Prodi D3 Gizi pkr |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 10:40 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 10:40 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/6853 |
