ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA KLIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI PSTW HUSNUL KHOTIMAH PROVINSI RIAU
MUHAMAT RIKI SAPUTRA, P032314401159 (2026) ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA KLIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI PSTW HUSNUL KHOTIMAH PROVINSI RIAU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Download (377kB)
Abstrak_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Download (131kB)
Bab I_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (145kB)
Bab II_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (341kB)
Bab III_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (151kB)
Bab IV_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB)
Bab V_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (97kB)
Daftar Pustaka_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Download (150kB)
Lampiran_Muhamat Riki Saputra_P032314401159_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Diabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu penyakit kronis yang sering terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan ketidakstabilan kadar glukosa darah yang berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Menurut International Diabetes Federation, pada tahun 2024 terdapat sekitar 589 juta penderita diabetes di dunia dan diproyeksikan meningkat menjadi 853 juta pada tahun 2050. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II yang mengalami masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah di PSTW Husnul Khotimah Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada 1 klien, yaitu Ny. M berusia 65 thn. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi selama empat hari perawatan. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah sewaktu sebesar 459 mg/dL. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan kadar glukosa darah, edukasi kesehatan, manajemen hiperglikemia, serta senam kaki diabetes. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan kadar gula darah sewaktu menjadi 351 mg/dL, klien mampu melakukan senam kaki diabetes secara mandiri serta kooperatif. Disimpulkan bahwa asuhan keperawatan yang diberikan efektif membantu menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan kemampuan klien dalam pengelolaan penyakit. Disarankan agar pemantauan kadar glukosa darah dan senam kaki diabetes dilakukan secara rutin untuk mempertahankan kestabilan kadar glukosa darah. Kata Kunci: Lansia, Diabetes Melitus Tipe II, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Asuhan Keperawatan, Senam Kaki Diabetes
| Dosen Pembimbing: | Ns. Rusherina, S.Pd., S.Kep., M.Kes, 196504241988032002 and Ns. Idayanti, S.Pd., S.Kep., M.Kes, 196910221994032002 and Sakhnan, SKM., M.Kes, 196406091989031003 and Ns. Sri Novita Yuliet, M.Kep, Sp.Kep.K, 198607122008122002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Lansia, Diabetes Melitus Tipe II, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Asuhan Keperawatan, Senam Kaki Diabetes |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | D3 Keperawatan |
| Depositing User: | keperawata Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 11:46 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 11:47 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/7173 |
