ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN PADA Tn. B DI DESA RANTAU BAKUNG KEC. RENGAT BARAT
Yulia Prastika, 18934 (2021) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN PADA Tn. B DI DESA RANTAU BAKUNG KEC. RENGAT BARAT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
cover .pdf
Download (118kB)
ABSTRAK.pdf
Download (11kB)
LEMBAR PENGESAHAN YULIA PRASTIKA.pdf
Download (190kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (92kB)
daftar isi.pdf
Download (94kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (105kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (435kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (191kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (90kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (174kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (670kB)
Abstract
Yulia Prastika (2021). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. B Dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran di Desa Rantau Bakung kecamatan Rengat Barat. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIII Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau. Pembimbing (I) Ns. Alice Rosy, M.Kep, (II) Ns. Nur Aulia, M.Kep.
Halusinasi adalah persepsi klien yang salah terhadap lingkungan tanpa stimulus yang nyata, memberi persepsi yang salah atau pendapat tentang sesuatu tanpa ada objek/rangsangan yang nyata dan hilangnya kemampuan manusia untuk membedakan rangsangan internal pikiran dan rangsangan eksternal. Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan sensori persepsi yang dialami oleh pasien gangguan jiwa. Pasien merasakan sensasi berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penghiduan tanpa stimulus nyata. data prevalensi gangguan jiwa menurut kabupaten di Provinsi Riau tahun 2019 sasaran orang dengan gangguan jiwa berat sebesar 9.533 orang dan yang mendpatkan pelayanan kesehatan sebanyak 5.773 orang (60,6%). Tujuan untuk memberikan asuhan keperawatan dengan menerapkan strategi pelaksanaan pada klien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Metode: wawancara dan observasi pada 1 orang klien di Desa Rantau Bakung yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan yang dilakukan pada tanggal 31 maret- 06 april 2021. Hasil: pengkajian pada klien didapatkan diagnosa yaitu gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran dan harga diri rendah. Kesimpulan: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 6 hari didapatkan hasil yaitu klien dapat mengontrol halusinasinya dan mampu memperagakan SP yang telah diberikan. Saran: diharapkan perawat harus terus menjalin komunikasi terapeutik sehingga klien dapat mengungkapkan semua permasalahannya dan mau mengikuti terapi yang diberikan selama dirawat sehingga tercapainya keberhasilan dalam proses keperawatan
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Gangguan Persepsi Sensori, Halusinasi Pendengaran |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | keperawata 2021 pkr |
| Date Deposited: | 08 Sep 2021 07:16 |
| Last Modified: | 08 Sep 2021 07:16 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/2104 |
