Asuhan Keperawatan Pada Pasien Cedera Kepala Sedang Dengan Masalah Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di Ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru 2023
MASHOTLAN DALIMUNTHE, P032014401020 (2023) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Cedera Kepala Sedang Dengan Masalah Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di Ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
1. COVER.pdf
Download (16kB)
2. SAMPUL HALAMAN DALAM.pdf
Download (22kB)
3. BIODATA PENULIS.pdf
Download (19kB)
4. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (181kB)
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (7kB)
6. PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (7kB)
7. ABSTRAK INDONESIA & INGGRIS.pdf
Download (11kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (95kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (465kB)
10. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (262kB)
11. DAFTAR TABEL.pdf
Download (281kB)
12. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (283kB)
13. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (129kB)
14. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (395kB)
15. BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (126kB)
16. BAB 4 HASIL & PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (485kB)
17. BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only
Download (187kB)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (125kB)
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Cedera kepala sedang didefinisikan sebagai perubahan fungsi mental atau fisik yang berhubungan dengan benturan di kepala dengan CGS 9-12. Cedera kepala mengakibatkan patah tulang tengkorak, luka pada kulit kepala, patah tulang otak dan kerusakan pada jaringan otak itu sendiri sehingga menyebabkan gangguan neurologi. Tujuan penelitian studi kasus ini yaitu mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien cedera kepala sedang dengan masalah risiko perfusi serebral tidak efektif di Ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Karya tulis ilmiah studi kasus ini menggunakan metode pendekatan dengan melakukan pengkajian, menegakkan diagnosa keperawatan, menyusun rencana keperawatan yang akan dilakukan, melakukan implementasi berdasarkan perencanaan, dan melakukan evaluasi hasil implementasi yang dilakukan. Studi kasus ini dilaksanakan pada 03-09 Mei 2023. Hasil pengkajian didapat data bahwa pasien merasa mual dan muntah, mengeluhkan pusing dan nyeri kalau menggerakkan kepala, terdapat jejas dan lesi dikepala, serta pasien merasa gelisah dan bingung dengan GCS 12 status kesadaran apatis. Masalah keperawatan yang diangkat yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 x 24 jam masalah Risiko perfusi serebral tidak efektif teratasi dengan melakukan manajemen peningkatan intrakranial, pemantaun peningkatan tekanan intrakranial, dan posisi hand-up 30. Rekomendasi untuk pasien yaitu rutin melakukan posisi hand-up 30 di rumah sesering mungkin sebagai upaya untuk memanajemen terjadinya peningkatan intrakranial.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Cedera Kepala Sedang, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Cedera Kepala Sedang, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif |
| Subjects: | R Medicine > RF Otorhinolaryngology |
| Depositing User: | perawat 2024 PKR |
| Date Deposited: | 18 Aug 2023 02:52 |
| Last Modified: | 13 Aug 2025 03:45 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/4029 |
