DAYA TERIMA COOKIES DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEMPE DAN TEPUNG TALAS UNTUK PENDERITA PENYAKIT JANTUNG
RHOUDAH SUPRAPTO, P032113411074 (2024) DAYA TERIMA COOKIES DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEMPE DAN TEPUNG TALAS UNTUK PENDERITA PENYAKIT JANTUNG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Download (621kB)
Abstrak_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Download (13kB)
Bab I_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (123kB)
Bab II_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (58kB)
Bab III_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (209kB)
Bab IV_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (274kB)
Bab V_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (182kB)
Daftar Pustaka_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Download (399kB)
Lampiran_Rhoudah Suprapto_P032113411074_DIII GIZI_2024.pdf
Restricted to Registered users only
Download (897kB)
Abstract
Prevelensi PJK di Riau berdasarkan wawancara terdiagnosis dokter adalah 0.53%. Penyakit jantung memiliki beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya PJK adalah faktor genetik, usia, penyakit penyerta yang lain, gaya hidup dan gaya makan. Makanan yang harus dikurangi oleh penderita penyakit jantung coroner makanan tinggi kolesterol dan lemak, Cemilan pada penderita penyakit jantung harus lebih diperhatikan, dengan berbagai kalangan cemilan modern dengan salah satunya adalah cookies. Salah satu sumber daya pangan lokal yang dapat dijadiakan sebagai alternatif kebutuhan pangan adalah tempe dan tepung talas. Untuk mengetahuinya dilakukan uji organoleptik pada cookies untuk mengetahui tingkat kesukaan cookies. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan desain rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan satu kontrol. Perlakuan (P0 : 0% penambahan tempe dan tepung talas ), ( P1 : 20% penambahan tempe dan 30% penambahan tepung talas ), (P2 : 35% penambahan tempe dan 25% penambahan tepung talas ), (P3 : 50% penambahan tempe dan 20% penambahan tepung talas ). Penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu : Penelitian Pendahuluan dan Penelitian Lanjutan. Hasil uji tingkat kesukaan diolah menggunakan SPSS dengan uji Oneway Anova. Hasil uji Oneway Anova dapat diketahui bahwa setiap perlakuan cookies tidak berpengaruh nyata terhadap warna, tekstur, aroma dan rasa. Tingkat kesukaan panelis terhadap cookies pada tingkat kesukaan warna yaitu P3, tingkat kesukaan tekstur yaitu P2, tingkat kesukaan aroma yaitu P3, dan tingkat kesukaan rasa yaitu P2.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Tempe, Tepung Talas, Cookies, Tingkat Kesukaan |
| Subjects: | Q Science > QK Botany R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Depositing User: | gizi 2024 PKR |
| Date Deposited: | 09 Aug 2024 01:19 |
| Last Modified: | 13 Aug 2025 02:02 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/4874 |
