ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MELUR PEKANBARU
ANDYNY FITRI WIYAHYA, P032314401005 (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MELUR PEKANBARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
COVER_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Download (15kB)
BAB 1_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
BAB 2_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (518kB)
BAB 3_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (40kB)
BAB 4_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (714kB)
BAB 5_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Download (135kB)
DAFTAR PUSTAKA_ANDYNY FITRI WIYAHYA_P032314401005_D3 KEPERAWATAN_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (133kB)
Abstract
Stroke non hemoragik merupakan gangguan neurologis akibat terhambatnya aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik pada lansia. Gangguan mobilitas fisik ditandai dengan penurunan kekuatan otot, keterbatasan
rentang gerak, dan ketergantungan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang tepat. Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada lansia dengan stroke non hemoragik yang
mengalami gangguan mobilitas fisik di wilayah kerja Puskesmas Melur Pekanbaru.
Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada satu orang lansia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama lima kali kunjungan rumah. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami hemiparesis sinistra, kesulitan berjalan, penurunan kekuatan otot ekstremitas kiri atas skala 2 dan ekstremitas kiri
bawah skala 3 serta ketergantungan berat dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular. Intervensi yang diberikan berupa latihan Range of Motion (ROM), mobilisasi bertahap, pemantauan kekuatan otot, dan edukasi keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dan kemampuan mobilisasi setelah dilakukan asuhan keperawatan selama lima kali
kunjungan. Kesimpulan, latihan ROM dan mobilisasi bertahap efektif meningkatkan mobilitas fisik pada lansia dengan stroke non hemoragik. Saran, pasien dan keluarga diharapkan melanjutkan latihan ROM secara rutin untuk mempertahankan kemampuan fungsional.
| Dosen Pembimbing: | Ns. Sri Novita Yuliet, M.Kep., Sp.Kep. K, 198607122008122002 and Ns. Rusherina, S.Pd., S.Kep., M.Kes, 196504241988032002 and Ns. Idayanti, S.Pd., S.Kep., M.Kes, 196910221994032002 and Husnan M.KM, 196505101985031008 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan Pada Lansia Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Di Wilayah kerja Puskesmas Melur Pekanbaru. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | keperawata Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 14:58 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 15:17 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/7010 |
