ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU
NAYA HAFIFA BUDI, P032314401074 (2026) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau.
Cover_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Download (1MB)
Abstrak_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Download (213kB)
Bab I_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB)
Bab II_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (242kB)
Bab III_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (176kB)
Bab IV_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (385kB)
Bab V_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (130kB)
Daftar Pustaka_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (168kB)
Lampiran_Naya Hafifa Budi_P032314401074_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang memengaruhi
cara berpikir, perasaan, dan perilaku seseorang. Salah satu masalah keperawatan
yang sering ditemukan adalah risiko perilaku kekerasan yang ditandai dengan
dimana individu memiliki kecenderungan untuk melakukan tindakan yang dapat
membahayakan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Tujuan:
Mendeskripsikan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan masalah
risiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Metode:
Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek satu orang
pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan
studi dokumentasi. Asuhan keperawatan dilakukan selama lima hari pada tanggal
10–15 April 2026 di Ruangan Mandau 2. Hasil: Pengkajian menunjukkan pasien
tampak tegang, ekspresi wajah tampak marah, tangan sering mengepal, suara bicara
terdengar agak keras, dan badan tampak kaku. Diagnosis keperawatan yang
ditegakkan adalah risiko perilaku kekerasan. Intervensi dilakukan melalui strategi
pelaksanaan (SP) risiko perilaku kekerasan berupa membina hubungan saling
percaya, melatih tarik nafas dalam, melatih memukul bantal, melatih meminta dan
menolak dengan baik, spiritual, dan meminum obat secara rutin. Setelah
implementasi, pasien menunjukkan lebih kooperatif dan dapat mengontrol perilaku
kekerasan. Kesimpulan: Strategi pelaksanaan risiko perilaku kekerasan efektif
mengontrol perilaku kekerasan dan kemampuan interaksi sosial pasien skizofrenia.
Saran: Perawat diharapkan dapat terus mempertahankan serta meningkatkan
pelayanan keperawatan jiwa.
| Dosen Pembimbing: | Hernitati, S.Pd., S.Kep., M.K.M, 196906221989032001 and Ns. Melly, SST., S.Kep., M.Kes, 197401022002122002 and Ns. Masnun, SST., S.Kep., M.Biomed, 196412211985032003 and Ns. Magdalena, SST., S.Kep., M.Kes, 197405062008122002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan Jiwa, Skizofrenia, Risiko Perilaku Kekerasan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | D3 Keperawatan |
| Depositing User: | keperawata Prodi D3 dan RPL pkr |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 07:27 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 07:27 |
| URI: | https://repository.pkr.ac.id/id/eprint/6441 |
